nah mumpung otak aq gy encer bgt nie,, maka aq cepet2 rilis part 9 nie,,,
kisah sebelumnya eke ingetin lagi yaaa,,,
sungri mengalami kecelakaan,, *kasian bgt,,,,*
aaaaaahhh daripada q banyak cincau mending baca aja dech~,,,
=======================part 9==================
cast:
Lee sungri
Young meyna
Lee kira
Lee hagun
Lee sung gun
Lee howon
Young seung ho
Lee donghae
son dong woon
Lee taesung
Cho kyuhyun
Author:
Sungri
Kyuna
meyna
================= met baca===================
Pandangan q gelap,, q paksakan untuk membuka mata q namun sia2 saja aq hanya dapat mendengar suara2 orang di sekeliling q,, ada yang berteriak menyuruh temannya menelpon~ seseorang atau apalah,, ada yang hanya mengasihani keadaan q,, tak berapa lama kemudian suara ambulance datang,, seketika itu tubuh q diangkat masuk kedalam mobil ambulance~,, saat tubuh q diangkat aq tak merasakan apa2,, kaki q ringan,, tak ada rasa sakit di sekitar kaki q,, serasa mati rasa,,ambulance itu kemudian melaju kerumah sakit terdekat,,,
#dongwoon pov#
Kami memenangkan kompetisi nie~,, seharusnya kami senang karena setelah memenangkan kompetisi nie kami berkesempatan menjadi trainee di sebuah perusahaan musik ternama di korea~,, tapi knp perasaan q gk enk yaa,, aq terus kepikiran sungri,, apa dia baik2 saja ya,,, saat q turun dari panggung aq berjalan menuju backstage,, disana ada hagun noona, taesung hyung, sunggun dan kyuhyun,, tapi knp muka mereka murung bgtu~,, apa yang sebenarnya terjadi,, knpa sung gun menangis seperti itu
#dong woon pov end#
#hagun eonnie#
Apa nie,, knp q jadi deg.deg.an gini~,, tangan q juga gemetaran,, ada apa dengan tubuh q,, tidak seperti biasanya
“gwaenchana chagi???” suami q mulai mencemaskan q,,
“gwaenchana,, hanya saja perasaan q gk enk” q pegang dada q,, mencoba merasakan detak jantung q yang gak karuan,,
“apa kau sakit??? Qt ke dokter ya???” taesung oppa merangkul pundak q,,,
“aniya aq gpp~,,” q ambil tas q,, mencari2 dimana ponsel q,, setelah q temukan ponsel q,, q memencet beberapa no milik sungri,, aq sungguh mencemaskannya~,,, bagaimana keadaannya saat nie,,
“yobbosoe” telpon q tersambung,, namun bukan sungri yang menjawab,, aq kenal betul suara dongsaeng q nie,, suaranya mirip umma~,,karena itulah aq bisa mengenalinya walaupun dia berbicara di telpon sekali pun,,
“nuguya???” aq mencari kepastian siapa pemilik suara nie,, tidak biasanya sungri tidak menjawab sendiri telponnya~,,
“apakah anda saudara dari pemilik ponsel nie???”
“ne,, dia dongsaeng q,, apa yang terjadi dengannya???” suara q bergetar,, perasaan q menjadi kacau saat nie,,
“dia mengalami kecelakaan,, sekarang sedang dirawat di rumah sakit” benar saja,, tubuh q sekarang kaku tak bisa bergerak~,, pandangan q kosong~,,,
“eonnie,, ada apa???” sung gun pun mencemaskan keadaan q yang terbujur kaku,, ponsel yang q genggam jatuh untung saja taesung oppa segera menangkapnya,, dia mulai berbicara dengan orang misterius itu,, mukanya tenang namun dari suaranya aq tau dia sama terkejutnya dengan q,,
“appa ada apa??? Siapa yang menelpon???” sung gun mulai panik,,
“sungri,, dia kecelakaan,, sekarang dirawat di rumah sakit”
“tidak,,, tidak mungkin!!! Aio qt kesana appa,, aq gak mau sungri eonnie kesakitan sendirian” sung gun menarik2 jas milik taesung oppa~,, airmatanya mengalir,, tak lama kemudian kira, meyna, howon, donghae, dan dongwoon pun turun dari panggung~,,
“sung gun ada apa???” meyna bertanya pada sung gun yang masih terus menangis,,
“eonnie maukah eonnie mengantar q kerumah sakit???” sung gun memeluk meyna,, pundaknya bergetar,, dipeluk sung gun seperti itu membuat meyna kebinggungan
“rumah sakit sapa yang sakit???” donghae ikut berkomentar
“sungri eonnie,, dia mengalami kecelakaan~,,” sung gun masih saja menangis,,
“kirbiiii~,, aio aq antar kerumah sakit” kyuhyun menggandeng tangan sung gun menuju parking area,, aq dan taesung oppa pun menyusul bersama dongwoon,, wajahnya pucat pasi,, kira,howon, donghae dan meyna pun ikutan menyusul di belakang kami,,,
#hagun pov end#
~Author pov~
Tak berapa lama kemudian mereka sampai di rumah sakit,, mereka menuju ruang UGD,, di sana ada seorang wanita paruh baya~,, duduk termenung~,, disampingnya tergeletak tas merah kesayangan milik sungri,,
“apa ajjuma yang membawa eonnie q kemari???” sung gun berdiri di hadapan wanita itu,, suaranya parau,, wajahnya sedih,, airmatanya terus mengalir,,
“bagaimana keadaannya????” hagun duduk disamping wanita itu,,
“dia sekarang sedang di rawat oleh dokter,, kalian tenanglah” wanita itu berdiri dan memeluk sung gun yang masih saja menangis,,
Dongwoon berjalan mendekati pintu ruang UGD,, dia mengintip dari luar kaca yang tertempel kuat di pintu,, wajahnya sedih,, tentu saja karena dia meliat yeoja yang selalu tersenyum dengan riang,, kini terbaring lemah tak berdaya~,, dengan wajah yang penuh dengan perban serta plester.
Dokter keluar setelah memeriksa keadaan sungri,, wajahnya terlihat lelah~,, sarung tangannya penuh dengan darah sungri,, semenit kemudian dokter itu tak terlihat wajah dan tubuhnya,, bagaimana tidak dokter itu di kerumuni oleh semua orang yang ada di sana Yng Ingin mengetahui keadaan sungri,,
~Pov end~
#Kira pov#
Dokter masih belum bisa memberitahu bagaimana keadaan sungri saat nie karena memang sungri belum sadarkan diri,, sungri sudah di pindahkan ke kamar rawat,, sung gun terus menemaninya sambil menangis,, sampai akhirnya dia tertidur di samping ranjang sungri,, tak tega meliatnya~ sung gun sudah q anggap sebagai dongsaeng q sendiri,, aq selimuti tubuh mungilnya~,, meliatnya menangis dalam tidurnya membuat q marah,, aq teringat semua curhatan sungri sebulan nie,, dimana dia begitu kecewa pada seungho sunbae,, hanya mengingatnya saja sudah membuat emosi q meluap~,, kecelakaan nie memang gara2 seungho sunbae,, kalo bertemu dengannya akan q pastikan wajahnya tak akan terlihat kyeopta lagi~,,
“chagi istirahatlah sebentar” howon membopong q untuk duduk di kursi~,, memang sedaritadi aq menjaga sung gun,, sedangkan hagun eonnie dan taesung oppa sedang pulang untuk mengambil beberapa baju ganti
“ne~,,” q rebahkan tubuh q yang lelah di atas sofa yang tak jauh dari ranjang sungri,, emosi q masih belum stabil,, tak berapa lama meyna dan donghae masuk dengan membawa sekantong penuh makanan,, sedangkan dongwoon yang duduk di sisi lain ranjang sungri kerjanya hanya memandang sungri dengan tatapan kosong,,
“nie kira makanlah” donghae memberiku makanan,,
“ini minumnya kira” giliran meyna yang memberiku minuman,, meliat meyna aq jadi teringat dengan seungho sunbae,, emosi q meluap,, karena oppanya sekarang sungri menderita,,
“aq gk butuh minuman” q tampis minuman itu dari tangan meyna membuat minuman ringan itu jatuh ke lantai,,
“chagi….. kau…..” howon kaget meliat tingkah q yang aneh sekarang,,,
“kira,,, waeyo???” donghae tak kalah kagetnya dengan howon,, benar saja kedua namja ini tak pernah meliat q kasar seperti nie pada meyna
“aq gak butuh minuman dari mu,, yang q butuhkan sekarang itu oppa mu,, liat sekarang,, nie semua gara2 oppa mu,, gara2 oppa mu sungri menderita,, kemana sekarang dia HAAAAAAAA~” emosi q yang tertahan dari tadi sekarang meluap, meledak seperti gunung merapi yang meletus,,
#kira pov end#
#meyna pov#
‘Aq gak butuh minuman dari mu,, yang q butuhkan sekarang itu oppa mu,, liat sekarang,, nie semua gara2 oppa mu,, gara2 oppa mu sungri menderita,, kemana sekarang dia HAAAAAAAA~’ DEG kira berteriak pada q hal itu membuat q merasa seperti tertimpa berton-ton karung beras~,, baru kali nie kira membentak q sejak kami berteman sejak SMP dulu.
“aku… aku… aku tak tau maksud mu kira????”
“kau liat keadaan sungri sekarang,, dia gak akan seperti ini klo bukan gara2 oppa mu” emosi kira meluap hari itu juga~,, aku hanya terdiam,, aq hanya tak ingin menambah masalah lagi,,
“jadi… nie semua gara2 seungho oppa????” aq berbalik dan mendapati sung gun sudah berdiri di hadapan q dengan matanya yang sembab,,
“sung gun,,, ini bukan seperti …..” aku mencoba menjelaskan pada sung gun yang sudah mulai menangis lagi,,, aq tak pernah meliat sung gun sesedih nie,,,
“eonnie jawab,, apa benar oppa eonnie yang menyebabkan sungri eonnie seperti nie???” sung gun menggoyang2kan tangan q,, suaranya mulai naik 1 oktaf
“ani saeng….. eonnie….” Aq tak sanggup melanjutkan perkataan q,, hati q bgtu sakit meliat kedua yeoja yang berarti di hidupku sekarang membenci dan berteriak pada q,,
“sudah saeng!!!! Jangan menangis lagi,, itu akan membuat sungri makin terluka,, kau ingat sungri paling tidak suka klo kau menangis” kira memeluk sung gun,, mencoba menenangkannya,, tanpa terasa airmata q menetes,, meliat q menangis donghae buru2 memeluk q,,
“aku gak mau meliat meyna eonnie lagi,, pergi dari kamar eonnie q,, PERGIIIII” sung gun menenggelamkan wajahnya dalam pelukan kira,, kira semakin erat memeluk sung gun yang mulai gemetaran karena menangis,, mendengar perkataan sung gun membuat hati q sakit,,
“baiklah,, aku mengerti,, mianhae sung gun,, chagi antarkan aku pulang”
“ne,, aio kita pulang” donghae merangkul pundak q dan membawa q keluar dari dari kamar sungri,, airmata q terus saja mengalir,, bukan apa2,, aq hanya sedih karena semua membenci q sekarang,,
“meyna,, gwaenchana???? Knp menangis???” hagun eonnie kebinggungan meliat q menangis tersedu2 seperti ini,,
“gwaenchana noona,, kami pulang ya,, annyeong” donghae berpamitan ma hagun eonnie yang masih kebinggungan meliat q,,
#meyna pov end#
Q buka mata q perlahan,, secercah cahaya menyilaukan mata q,, kepala q terasa berat,, aaassshh aq tak kuat menahan rasa sakit nie,, wajah q terasa tebal sekali,, q paksakan mata q membuka lebih lebar lagi,, suara sung gun terus menggema di telinga q,, dia terus memanggil q sampai akhirnya mata q terbuka dengar sempurna,, namun yang terlihat hanyalah bayangan samar2,, namun aq tau pasti dimana aq sekarang,, q kitarkan pandangan q ke semua sudut ruangan,, selang infuse tertancap rapi di pergelangan tangan kiri q,, wajah q terasa nyut-nyutan,, kepala q pusing,,
“ eonnie,,oennie kau sudah sadar,, tunggu sebentar aq panggilkan dokter dulu” suara sung gun bergetar,, sepertinya ia menangis seharian,, tak lama kemudian dokter datang di belakangnya ada hagun eonnie dan taesung oppa~,, wajah mereka benar2 kusut,, nampak kelelahan dan pucat,, dongwoon dan kyuhyun pun ada di dalam ruangan selagi dokter memeriksa keadaan q,, namun kenapa hati q bgtu sakit,, aq tak meliat kehadiran seungho oppa~,, apa dia belum tau keadaan q sekarang,,
#sung gun pov#
Aq duduk tepat di sebelah ranjang sungri eonnie,, airmata q tak mau berhenti,, sudah 3 hari sungri eonnie tak sadarkan diri~,, q pegang tangannya~ mencoba memberi eonnie sebuah kekuataan untuk bertahan,, eonnie jangan tinggalkan aq sndiri eonnie,, aq benar2 terkejut saat tangan sungri eonnie mulai bergerak~,, aq liat matanya mulai mencoba membuka perlahan,,
“ eonnie,,oennie kau sudah sadar,, tunggu sebentar aq panggilkan dokter dulu” saat itu juga aq langsung keluar dari kamar,, aq buka pintu dengan terburu2 hal itu membuat hagun eonnie dan taesung oppa yang sedang duduk diluar kaget meliat q,,
“sung gun ada apa knp kau terburu2???” taesung oppa menghentikan langkah q,, wajahnya begitu cemas
“sung gun katakan pada eonnie,, ada apa??? Sungri.. sungri baik-baik sajakan???” wajah hagun eonnie bgtu pucat,, kecemasan terliat di raut wajahnya yang cantik~,, matanya sembab,,</span>
“sungri eonnie~,, ehhmmm dia mulai sadarkan diri~,, aq harus segera panggil dokter” seketika itu taesung oppa melepaskan genggaman tangannya dari tangan q,, secepat kilat aq berlari menemui dokter di ruangannya~,, tak lama kemudian aq sampai di depan kamar rawat,, ternyata di depan sdh menunggu hagun eonnie, taesung oppa, dongwoon oppa dan tentu saja kyuhyun,,
#sung gun pov end#
Dokter terus memeriksa keadaan q,, mulai dari denyut jantung q sampai kepala dan wajah q,, sekarang penglihatan q sudah fokus kembali,, hingga aq tau raut muka dokter yang menunjukkan kekhawatiran~,, kemudian mengajak hagun eonnie dan taesung oppa berbicara di luar kamar~,, kerasakan badan q seakan remuk,, q coba untuk duduk,, kyuhyun membantu q untuk duduk,, namun aq merasakan ada yang aneh dengan tubuh q,,, ada apa dengan tubuh,, knp kaki q bgtu lemas dan tak bisa di gerakkan~,, eotthokhae dengan kaki q... knpa bgtu ringan,, tak terasa apa2...
“kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa~” aq menjerit sebisa q,, sung gun bgtu kaget mendengar q menjerit
apa eonnie???”
“kaki q~,, ada apa dengan kaki q???” aq terus meraba2 kaki q,, airmata q mengalir tak tertahan kan,,
Hagun eonnie dan taesung oppa masuk kedalam dengan wajah panik,, aq menangis sambil memegangi kaki q,, hagun eonnie memeluk q,,
“kaki q kenapa eonnie,, knp tak bisa di gerakkan???”
“kaki mu akan baik2 saja” suara hagun eonnie bergetar,, q rasakan airmata eonnie menetes di pundak q,,
“ie aq mohon katakan ada apa dengan kaki q” aq melepaskan pelukan hagun eonnie menatapnya dengan penuh arti
“saraf motorik mu mengalami sedikit gangguan sehingga kaki mu tak bisa di gerakkan untuk sementara,, namun dengan terapi kaki mu akan kembali seperti semula” aq benar2 tak bisa berpikir apa2 lagi,, otak q serasa tak bisa berpikir dengan baik~,, semua bayangan tentang kenyataan klo sekarang aq lumpuh terputar dengan jelas di otak q,, aq tak akan bisa melakukan sesuatu tanpa bantuan orang lain~,, aq lumpuh sekarang,,
#dongwoon pov#
LUMPUH~,, kata2 itu terus terngiang2 di otak q,, sungri bgtu syok mengetahui berita nie,, dia terus murung,, kerjanya hanya diam melamun diatas kursi rodanya,, sudah seminggu nie sungri keluar dari rumah sakit,, dan sudah mulai kuliah lagi,, aq dan kira terus menemani sungri seama di kampus,, sungri sudah benar2 berubah sekarang,,, aq merasa kehilangan sungri yang dulu,, sungri yang ceria,, yang selalu tertawa riang pada siapapun,, tapi yang ada di hadapan q adalah sungri yang pendiam,, yang kerjanya hanya diam dan melamun,, tatapannya bgtu kosong,, sungri yang menutup diri dari orang lain,, meliatnya bgni membuat q sakit hati,, rasanya aq ingin menghajar orang yang sudah membuat sungri seperti nie.
“sungri,, aio kita berangkat sekarang” q dorong kursi roda sungri menuju mobil q,, *motor sportnya pensiun *
“dongwoon,, mianhae aq merepotkan mu” aq gendong sungri untuk naik ke mobil,,
“jangan berkata bgtu,, aq senang melakukannya” aq mencoba tersenyum agar sungri ikut tersenyum namun sungri malah meneteskan airmata,,, q hapus airmatanya dengan kedua tangan q,, meliatnya menangis benar2 membuat q marah,,
“aq tak merasa direpotkan kq,, berhentilah menangis,, aq benci meliat mu menangis sia2 seperti ini. Sekarang qt berangkat aq gk mau kita terlambat untuk terapi kaki mu” aq tutup pintu mobil kemudian berjalan masuk ke dalam mobil dan melajukannya menuju rumah sakit tempat sungri akan terapi,,
#dongwoon pov end#
Entah apa yang mereka lakukan pada kaki q,, seorang perawat nie berkali2 memeriksa kaki q,, namun kaki q tak merasakan apa2,, bahkan saat perawat itu memukulkan sebuah palu kecil untuk mengetahui reflek kaki q pun tak ada reaksi apa pun,, kaki q tetap lemas tak berdaya,,
“nona aio coba berdiri” perawat itu memapah q untuk berdiri dngan sigap dongwoon pun membantu memegangi kedua tangan q,, saat q sudah berdiri dengan sempurna dongwoon dan perawat itu melepaskan pegangannya perlahan2,, q paksakan kaki q untuk bergerak namun sayang kaki q masih lemas BRRRUUUUUUUKKKKK~ aq terjatuh tanpa terasa airmata q mengalir,, dongwoon membantu q untuk bagun... kemudian menghapus airmata q
“nie tak akan berhasil” aq memeluk dongwoon sambil terus menangis
“nie baru satu kali sungri,, masih ada beberapa terapi lagi,, kita berjuang bersama ya” dongwoon membalas pelukan q,, di peluk dongwoon membuat q merasa tenang,, mendengarnya berkata bgtu membuat q merasa bangkit kembali.
~author pov~
<span>Tanpa mereka sadari dari balik jendela ada yang memperhatikan mereka,, wajahnya cemas saat melihat sungri yang di papah untuk berdiri,, wajahnya semakin cemas dan ketakutan saat meliat sungri jatuh tersungkur,, namun namja itu tak berani menampakkan diri bahkan untuk menolong sungri. Dia bgtu marah saat tau sungri menangis dan memeluk dongwoon~,, kemarahannnya semakin memuncak saat dongwoon membalas untuk memeluk sungri,, tangannya mengepal~,, dia memukul2 tembok untuk meluapkan kemarahannya,, namun di belakangnya seorang yeoja memandangnya dengan tatapan sedih namun ada kemarahan di balik sorot matanya yang sedih pada namja itu...
~pov end~
=====================bersambung===================
nah.nah.nah~,,, sapa tuch tukang intip gaje bgt kelakuannya
aio bagi yang uda baca mohon koment dan jempolnya
gomawol
Tidak ada komentar:
Posting Komentar