hai hai,, author gaje dorawa dorawa *dance bareng woohyun*
walah,, eke gk usah banyak cincau dech,,,
langsung baca aja....
=========part 10=============
cast:
Lee sungri
Young meyna
Lee kira
Lee hagun
Lee sung gun
Lee howon
Young seung ho
Lee donghae
son dong woon
Lee taesung
Cho kyuhyun
Author:
Sungri
Kyuna
meyna
=========met baca============
Selesai terapi dongwoon langsung mengajak q pulang namun aq memintanya untuk mengantar q ke makam orang tua q,, sudah lama aq tak berkunjung ke makam itu,, sesampainya di makam aq langsung membersihkan rumput yang sudah mulai tinggi,, dan menaburkan bunga,, aq duduk di kursi roda q yang tepat berada di tengah2 kedua makam orang tua q,, tanpa terasa airmata q menetes lagi,, entah apa yang q tangisi,, apa aku bgtu merindukan mereka atau aq menagisi keadaan q sekarang yang cacat,, yang sudah tak berguna lagi bagi keluarga q,,,
#sung gun pov#
@ Byung Moon high school
Hari nie hari terapi pertama untuk sungri eonnie,, tapi sayang aq tak bisa menemaninya (ToT) yaaa karena q harus sekolah juga,, tapi tadi pagi hagun eonnie menyuruh q untuk membeli obat sungri eonnie,,,
KKKKRRRIIIIIIINNNGGGG~ *gak elit bngt sech bunyinya*
Bel tanda berakhirnya sekolah pun berbunyi,, cepat2 q bereskan buku q,,
“kirbi,, mau pulang sekarang???” evilkyu sudah berada di depan q lengkap dengan semua atributnya mulai dari jaket biru kesayangannya, sarung tangan warna hitam juga,, serta sebuah helm yang di tenteng di tangan kirinya,, *reader bisa bayangin tak????*
“aniya,, tadi aq di suruh hagun eonnie buat beli obat untuk sungri eonnie,, jadi nanti mampir dulu ke apotek ya” q pake tas slempang warna pink q,,
“ne,, kkaja” evilkyu menggandeng tangan q menuju parking area,,
“nie pakailah,,” q pake helm yang di berikan oleh evilkyu~ kami pun melaju meninggalkan sekolah menuju ke apotek untuk beli obat,, 20 menit kemudian aq sampai di apotek yang berada di rumah sakit tempat sungri eonnie di rawat,, tapi tiba2 mata q tertuju pada seorang namja,, meliat namja itu membuat q marah,, emosi q tak bisa di kendalikan lagi,, aq menghampiri namja itu selagi evilkyu mengambil obatnya
“oppa~,,,”q buat suara q sesopan mungkin,, padahal ......
“eeehhh~,, ternyata kau saeng,, ngapain kesini???” namja itu memasang sebuah senyuman, rasanya q pengen buat senyuman itu menjadi senyuman terakhirnya,,,
“bisa kita bicara oppa???”
“kirbi,, nie obatnya sudah dapat,,, eeeehhh~~ annyeong hyung” evikyu membungkuk pada namja yang ada di depan q ini.. namun ekspresi muka kyuhyun langsng berubah ketika meliat namja ini,
“annyeong,, apa yang ingin kau bicarakan saeng???” namja ini meliat q dengan tatapan seakan2 dia tak bersalah,,
“bukan di sini oppa” aq mengajak namja yang tak ingin q sebut namanya ke sebuah kafe kecil,, setelah memesan minuman aq mulai mengeluarkan semua uneg2 q,,
“sebenarnya kemana saja oppa selama ini???” q tatap namja nie dengan tatapan dingin penuh kebencian,,
“aq pergi ke jepang untuk mengurus pekerjaan di sana” huh,, sudah q duga inilah jawabannya,, namja ini benar2 keterlaluan,,
“jadi pekerjaan lebih penting daripada eonni q ya???” mata q mulai panas,, mendengar q berkata seperti itu membuat namja itu kaget air mukanya langsung berubah
“kau keterlaluan hyung,, tega sekali dengan yeoja yang sangat baik seperti sungri noona~” evilkyu benar2 marah mungkin bisa di bilang kemarahannya melebihi kemarahan q,, tangannya terus mengepal sepertinya dia ingin memukul namja ini..
“oppa,, apa kau benar2 mencintai eonnie q???”
“n..nn..ne~ aq mencintainya” kepalanya menunduk,, suaranya terlihat sedih,,
“klo oppa mencintai eonnie,, kenapa oppa tega meninggalkannya???” airmata q mulai mengalir,, namja itu menatap q dengan tatapan kesedihan,, ciiihhh muak sekali aq meliat wajahnya
“.........” namja ini hanya membungkam mulutnya
“apa oppa tau,, gara2 oppa sekarang eonnie q lumpuh,, karena dia lumpuh maka sekarang dia tak akan bisa mengejar mimpinya lagi,, q masih bisa sabar kalo oppa Cuma mengalihkan perhatian sedikit perhatian eonnie dari q,, tapi kau sekarang sudah benar2 menghancurkannya! Apa sekarang kau sudah puas oppa????” semua orang yang ada di kafe itu mengalihkan pandangannya kearah meja kami,, mungkin karena suara q yang bgtu keras membentak namja sialan ini...
“ternyata oppa di sini” tiba2 meyna eonnie muncul dan berdiri di sebelah q,,
#sung gun pov end#
Setelah seharian berada di makam orang tua q,, aq pun memutuskan untuk pulang,, dongwoon pun mengantar q ke rumah,, akhir2 nie entah knpa dongwoon menginap di rumah q dan sialnya lagi taesung oppa dan hagun eonnie pun mengizin dia menginap di rumah,, yaaa mungkin dongwoon kesepian di rumahnya yang super besar itu,, maklumlah ayah dongwoon itu seorang pengusaha ekspor import yang kerjanya jalan2 keluar negeri paling pulang kerumah itu hanya setahun sekali itu pun hanya hitungan jam setelah itu entah akan melancong kemana lagi,,*waaaahh,, eke mau dunk klo diajak melancong, sungri: hei hei jangan mimpi di pagi buta yaaaa,, kau nie selesaikan saja cerita mu,, author kq bnyak cincong* sedangkan ibunya seorang aktris papan atas bolak balik yang namanya terkenal seantero jagad raya di seluruh galaksi *lebayy banget gk sich gaya q* jadi pasti so sibuk sangat,, hahha kasian sekali nasib mu dongwoon harus tinggal di rumah yang bak istana itu sendirian,,,
“aio aq bantu” dongwoon mengendong q turun dari mobil kemudian menaruh di atas kursi roda,,
“gomawo” dongwoon kemudian mendorong kursi roda q masuk ke rumah,, keadaan sangat sepi sekali,, sung gun harusnya sdh pulang sekolah jam segini tapi kemana dia,, sedangkan oppa dan eonnie jam segini memang masih di kantor,, yang tersisa di rumah hanyalah seorang ajjuma yang sdh beberapa hari nie di pekerjakan oppa untuk mengurus rumah yang sebenarnya itu adalah tugas harian q,, aq bgtu sedih pekerjaan q di gantikan,, tapi tugas ajjuma gk hnya itu,, dia juga bertugas mengurus q,, mengurus semua keperluan q,, aq tak akan bisa melakukan pekerjaan sendirian tanpa bantuan seseorang,, bahkan kamar q pun di pindahkan oleh taesung oppa di lantai bawah agar q mudah masuk dalam kamar q,, setelah berganti baju aq langsung menemui ajjuhma yang ada di dapur
“ajjuhma,, apa sung gun belum pulang???? Knp sepi sekali” aq menemui ajjuhma yang tengah bersih2 di dapur
“belum nona,, apa nona membutuhkan sesuatu???” ajjuhma berbalik arah menghadap q
“aniya ajjuhma,, lanjutkan saja pekerjaan ajjuhma” aq menarik roda dari kursi roda q keluar dari dapur menuju kamar q,,
“mari saya bantu nona” ajjuhma meraih kursi roda q
“aniya ajjuhma,, biar saya sendiri saja” ajjuhma menurut apa yang aq inginkan,, saat keluar kamar tiba2 dongwoon turun dari kamarnya yang dulunya itu kamar q,, *huhuhuhuhu T_T*
“sungri,, knp kau tak memanggil q klo ingin ke dapur” dongwoon membungkuk di hadapan q tangannya memegang gagang kursi roda q,,,
“aq tak mau bergantung terus pada mu,,” aq menundukkan wajah q,, aq tak berani menatap mata dongwoon,, aq takut akan jatuh cinta padanya *halah bukannya da suka,,,, sungri: bukannya itu kau ya author,,, ngaku aja dech,,,, author: aaaaaahhh kau benar >//////<*
“waeyo??? Bukankah aq di sini memang untuk kau repotkan” apa aq tak salah dengar,, apa dia sudah gila mau merelakan waktunya yang berharga untuk menjadi seorang trainee hanya demi seorang yeoja cacat seperti q,, dasar dongwoon gila,,
“dongwoon,, bukannya kau ada latihan bersama yang lainnya???”
“dan meninggalkan mu sendirian di rumah,, tidak akan!!! Bisa2 aq mati di gorok ma kira klo aq meninggalkan mu sendirian di rumah”
“tapi bukankah ini yang qt inginkan selama ini,, lalu kenapa kau mau melepasnya”
“aq tak akan melakukan sendirian tanpa mu,, klo kau tidak melakukannya,, aq pun tidak” dongwoon terus mendorong kursi roda q sampai d ruang tengah,,
“aaaahhh~,, qt nonton tivi aja yuukk,, sapa tau ada comeback dari girlband2” aq hanya bisa menatap heran dengan semua pemikiran dongwoon barusan,, knp dia harus merelakan mimpinya hanya demi seorang yeoja cacat tak berdaya macam q begini,, aq benar2 tak mengerti,, rasanya aq begitu jahat telah menghancurkan mimpi dongwoon,,,
#meyna pov#
Setelah tadi bertemu dengan sung gun di kafe,, wajah oppa semakin sedih,, iyaaaa dia baru datang hari ini,, itupun karena aq menelponnya tiap hari agar dia segera pulang,, tapi saat dia tiba di rumah bukan sambutan hangat dari seorang dongsaeng pada oppanya tapi aq malah memberinya teriakkan dan meluapkan semua kemarahan yang selama nie q simpan sendiri,, begitu tau keadaan sungri seungho oppa mengajak q untuk menemui sungri,, kebetulan hari nie sungri terapi jadi aq mengajak seung ho oppa kerumah sakit tempat sungri diterapi,, tapi dasar pengecut,, oppa q hanya meliat sungri dari balik jendela...
“kenapa oppa tak menemuinya tadi” kata q yang langsung membuyarkan konsentrasi seungho oppa dengan pikiran2nya tentang sungri
“oppa tak akan tega meliatnya menangis seperti tadi,, dan sepertinya kedatangan oppa hanya akan melukai hatinya” tatapan oppa tertuju pada jalan raya,, q akui apa yang dikatakannya semuanya benar,, itu akan menambah masalah,, karena dongwoon memang ada di situ...
“tapi dengan tidak menemuinya tak akan menyelesaikan masalah oppa”
“hhhhh,, iya oppa tau.. nah sudah sampai,, tuch donghae sudah menunggu mu” seungho oppa mengantar q untuk latihan di J tunes entertainment,, aq keluar mobil dan mendapati raut muka kira yang penuh kebencian menatap q dan seungho oppa,, yaaa hubungan q dan kira belum membaik entah sampaikan aq harus meliat kira menatap q dengan tatapan sedingin itu,,, klo mengingat ini rasanya aq ingin memarahi seungho oppa,,
“chagi,, aq sudah lama menunggu di disini” donghae kemudian menghampiri q lalu memeluk q,,
“mian aq terlambat yaaaa,,,” aq membalas pelukan donghae,,,
“kkaja,, qt masuk,,” donghae kemudian menggandeng q masuk ke dorm tempat kami latihan,, harusnya ada 6 orang disini,, tapi nyatanya hanya ada 4 orang,,, sungri dan dongwoon tidak mengikuti trainee ini walaupun kehadiran mereka akan diterima kapan pun di sini,,,
#meyna pov end#
Mata q terus tertuju pada televisi yang menyiarkan tentang acara musik yang selalu q tonton tiap hari,, dulu aq berkhayal klo nantinya aq yang ada di panggung itu,, tapi sekarang khayalan itu bisa q pastikan hanya berupa khayalan belaka,, tak akan bisa q wujudkan dengan keadaan q sekarang nie... aaassshhh kenapa q jadi haus,, lebih baik aq ke dapur untuk mengambil minum,, q tarik roda kursi q menuju dapur,, sepertinya q mulai mahir mengendalikan kursi roda nie,, sesampainya di dapur aq mengambil gelas,, siaaalnya tinggi sekali tempat gelasnya,, q ulurkan tangan q untuk meraih tempat gelas itu,, q mulai kesal kerana tak dapat meraih tempat gelas itu,, q paksakan tubuh q untuk mendiri,, sekujur tubuh q mulai bergetar karena menahan berat badan q,, apalagi kaki q yang tak bergeming sama sekali,,, tiba2 saat tubuh q sudah setengah berdiri....... BRAAAAAAAKKKKK....
#kyuhyun pov#
Q lajukan motor q perlahan menuju setelah membeli obat untuk sungri noona,, sejak bertemu dengan seungho hyung,, sung gun mulai sedih lagi,, benar2 namja sialan,, ingin sekali aq menghajarnya tadi....
“kirbi kita sudah sampai,,” q parkir motor q tepat di halaman rumah sung gun
“ne...” wajah sung gun benar2 sedih,,,
“jangan masuk rumah” q cekal tangannya
“wae???”
“jangan masuk rumah dengan wajah seperti itu,, wajah mu akan membuat sungri noona semakin sedih,, arraseo” q pegang tangannya kemudian memeluknya,,
“ne nan ara...” sung gun melepaskan pelukan q kemudian menunjukkan senyum maniesnya,, senyuman yang selalu membuat q bahagia dan senang.... meliat senyumnya membuat emosi q kembali membaik,,
“nah aio masuk” aq menggandeng tangan sung gun masuk,, sesampainya di depan pintu tiba2 BBBRRRRAAAAAKKKK~,, aq mendengar suara dari dari dalam,, seketika itu aq dan sung gun berlari ke arah sumber suara,, sesampainya di dapur tempat sumber suara itu,, aq dan sung gun meliat sungri noona tergeletak,, kursi rodanya terguling...
“eonnieeeeeeeeeeeee” sung gun berlari kearah sungri noona,, sung gun memeluk tubuh sungri noona yang tak sadarkan diri,,,
“ada apa?? Omo sungriiiiii” dongwoon hyung masuk dalam dapur dan langsung mendekati kami,, wajahnya tampak panik meliat darah yang mengalir dari kening sungri noona....
“kita bawa noona ke kamar saja hyung” mendengar kata2 q dongwon hyung langsung menggendong sungri noona menuju kamarnya,, sung gun masih saja menangis,, mungkin karena dia syok meliat sungri noona yang terluka,,
“sudah jangan menangis lagi,, di mana kotak obatnya???” aq celingukan mencari kotak obat,, seteah menemukannya,, aq langsung mengandeng sung gun menuju kamar sungri noona.
#kyuhyun pov end#
#dongwoon pov#
Hoooooaaaaammmbbb~,,, ternyata q tertidur,,pandangan q kaur,, q kucek mata q agar pandangan q kembali fokus,,, saat semuanya sudah jelas q kitarkan pandangan q ke seluruh ruangan,, di mana sungri??? Bukankah tadi dia sebelah q,,,
BBBBRRRRRRAAAAKKKK~...
Suara apa itu,, jangan2 sungri,, seketika itu aq berlari menuju dapur asal dari suara itu,, sesampainya di dapur aq meliat sungri yang di peluk oleh sung gun,, aq benar2 panik meliat keningnya mengeluarkan darah,, kursi rodanya terguling,,,
“kita bawa noona ke kamar saja hyung” kyuhyun menyuruh q untuk membawa sungri ke kamar, q gendong sungri menuju kamarnya,, q letakkan sungri di ranjang,, kyuhyun dan sung gun pun masuk ke kamar sungri sambil membawa kotak obat,,,
“saeng tolong ambilkan air untuk menbersihkan luka sungri”
“ne oppa” sung gun kemudian kembali ke dapur untuk mengambil air....
“sungri q mohon bangunlah...” q coba untuk membangunkan sungri...
“sudahlah hyung,, qt bersihkan saja lukanya... tapi knp nie bisa terjadi hyung???” kyuhyun mencoba menenangkan q...
“nie salah q,, tadi aq ketiduran waktu menemani sungri nonton tivi,, coba tadi aq gak ketiduran,, pasti sungri gak akan terluka seperti nie” q tahan airmata q yang hampir saja menetes
“sudahlah hyung,, yang penting sekarang kita rawat luka sungri noona” kyuhyun memegang pundak q mencoba menenangkan q....
#dongwoon pov end#
==========bersambung==============
hehehehe jelek amat nasib sungri yaaa,,, harus luka lagi....
bagi yang uda baca diwajibkan utuk meninggalkan jejaknya
jempol dan koment,,, ukhaaaaaiiiiiiii
Tidak ada komentar:
Posting Komentar