walah lagi2 aq mengucapkan gomawoohyun atas bantuannya~,, akhirnya part 6 bisa terselasaikan dengan lancar dan gaje sich menurut q.
sudah2 gk usah bnyak cincau langsung baca aja dech~,,,
=============part 6======================
cast:
Lee sungri
Young meyna
Lee kira
Lee hagun
Lee sung gun
Lee howon
Young seung ho
Lee donghae
son dong woon
Lee taesung
Cho kyuhyun
Author:
Sungri
Kyuna
meyna
====================met baca=====================
Berada dalam pelukan seungho oppa membuat hati q merasa tak tenang,, bagaimana aq menjawabnya,, apa yang harus aq lakukan,, seungho oppa melepaskan pelukannya menatap q dengan tatapan lembut,, wajah seungho oppa semakin dekat dengan wajah q,, hanya tinggal beberapa centi lagi maka sungho oppa sukses mencium q,,, tiba2……..
*Ajikggaji mothaejun geumal moki meyeo sikeunhan geumal nuguboda saranghae ojik neowa na nannana nannana nanna I sungani haengbokhae jeongmal neage waseo gomawo jeongmal nareul da julhan saram ojik neowa na nannana nannana baro neo*
Ponsel q berbunyi,, seungho oppa menjauhkan badannya dengan muka kesal,, aq ambil ponsel q yang ada di dalam tas,, saat q liat ternyata itu sung gun yang menelpon,, apa ada masalah lagi????
“yobboseo”
“eonnie,, kau dimana??? Aq sendirian nie,, perut q lapar”
“eonnie lagi ada urusan sebentar,, apa kyuhyun gk menemani kamu???”
“evilkyu kan lagi asyik maen game,, walaupun dia menemani q,, tetap saja aq merasa sendirian”
“yesunglah,, klo gt eonnie mau belanja dulu,, tunggu sejam lagi ya”
“ne eonnie,, annyong!!!” klek,, tut,,tut,, sung gun mematikan telponnya~,, aq pun memasukkan ponsel q ke dalam tas,, aq liat seungho oppa bgtu lesu,, apa dia menunggu jawaban dari q ya,,,,
“sunbae,,, gwaenchanayo???”
“hueft,, sungri seperti kau harus segera pulang ya???” yeee,, di tanya malah balik nanya,, ckckckck
“ne sunbae,, dongsaeng q sendirian di rumah,, lagipula sudah sore,, aq harus menyiapkan makan malam klo tak nanti eonnie q bisa marah”
“yesunglah tak apa,, kau pulang saja” wajah seungho oppa bgtu sedih tapi sebuah senyuman menghiasi bibirnya,,
“kau nie benar2 sunbae yang tak punya perasaan”
“mwo,, apa maksud mu sungri???” seungho oppa kebinggungan dengan ucapan q,,
“setelah meminta q kemari,, dengan entengnya membiarkan q pulang sendirian,, tega benar” aq mulai nyerocos tanpa henti,,
“hahaha,, mianhae,, aio aq antar pulang” seungho oppa menggandeng tangan q begitu erat,, mendahului q berjalan menuju mobilnya yang terparkir tidak bgtu jauh dari taman,,
“sebelumnya antarkan aq ke supermarket,, aq mau belanja”
“ne,,, tuan puteri”
“biasa ja dech manggilnya…” kami pun tertawa bersama,,,,
#sung gun pov#
Sebenarnya eonnie kemana che,, lama sekali gk pulang2,, aq kan lapar mana sendirian lagi di rumah,, memang che kyuhyun menemani q tapi tetap saja aq merasa sendirian,, sebenarnya yeojanya itu sapa sech,, aq apa lapie,, dasar maniak game,, mending kyuhyun kawin aja ma lapienya~,, daripada aq di cuekin terus,,
Tok,,tok,,tok,, sepertinya ada yang mengetuk pintu,, yeeee,, eonnie sudah pulang,, tapi perasaan belum sejam,, cepet bgt ya,, yesunglah,, aq pun berjalan kearah pintu,, saat q buka ternyata itu dongwoon oppa,, wah gencar juga usahanya buat dekati sungri eonnie,,
“oppa,, nyari sungri eonnie ya??? Dia belum pulang”
“belum pulang,, terus kamu sendirian???”
“aniya,, ada kyuhyun yang lagi asyik maen game,, aio masuk oppa” dongwoon oppa masuk kedalam rumah,, kemudian masuk keruang tengah kemudian duduk di sebelah kyuhyun,,
“annyeong hyung” dasar evilkyu tak sopan menyapa dongwoon oppa tanpa meliat wajahnya,,
“oppa,, mau minum apa???” aq menawari dongwoon oppa minum,, aq berharap dongwoon oppa lama di sini,, yaaa seenggaknya sampai sungri eonnie pulang,,
“gak usah repot2,, sudah duduk sini,,” dongwoon oppa menyuruh q duduk di sebelahnya,, aq pun menghampiri dongwoon oppa dan duduk di sebelahnya,,
“sebenarnya oppa kesini ada apa???”
“mwo,, mank oppa gk boleh berkunjung???” iiiihhh~,,, nie namja sensi amat yak,,,
“aniya,, hanya saja,, aq merasa aneh,, gk mungkin hanya pengen ngobrol ma eonnie,, toch di kampus uda ketemu,,”
“mank kau nie dongsaeng q yang pintar” kepala q di elus2 ma dongwoon oppa,, akibatnya poni kebesaran q jadi berantakan,, andweeeeeeeeeeeeeee~,,,
“mwo,, dongsaeng mu,, kau belum resmi jadi pacar kakak q oppa,, jadi jangan ngaku2 dech jadi oppa q” aq merapikan kembali poni q yang berantakan gara2 ulah usil dongwoon oppa,,,
“hahahahahaha” dongwoon oppa tertawa,, membuat wajahnya makin kyeopta,, kyaaaaaaaaaa….
#sung gun pov end#
Setelah selesai belanja,, aq langsung pulang,, tentu saja di anter ma seungho oppa,, sesampainya di depan rumah,, saat akan keluar dari mobil tangan q di cekal oleh seungho oppa,, sehingga aq kembali menutup pintu mobil,,
“waeyo,, sunbae???”
“sungri,,, aq serius dengan kata2 tadi,, tolong pikirkan dengan baik2” genggaman tangannya begitu kuat,, aq tak bisa menjawab apa2,, hati q masih ragu untuk menjawabnya,, aq hanya tersenyum,,,
“gomawo sunbae,,” aq pun keluar dari dalam mobil,, kemudian mobil itu melaju dengan kencang menjauh dari rumah q,, saat q buka pagar rumah ternyata ada motor dongwoon,, hari nie datang lagi,, paling2 menemui sung gun,, aaahh~,, kenapa q jadi kecewa begini,, kenapa q jadi sedih mengetahui bahwa bukan aq orang yang ingin di temui oleh dongwoon melainkan dongsaeng q sung gun,, aq pun membuka pintu,,,
“aq pulaaaaaaaaaang”
“eonnie sudah pulang,, selamat datang” kepala sung gun nonggol dari balik pintu ruang tengah,,
“mian eonnie lama,, onn akan segera masak” aq pun meletakkan belanjaan di dapur,, kemudian masuk kamar untuk berganti pakaian,, setelah ganti baju,, aq kembali ke dapur,, astajim,, betapa kagetnya sapa yang q liat di dapur…
“ngapain kamu disini???”
“mau bantuin masak,, bolehkah???” dongwoon mengacak2 barang belanjaan q,, sedangkan q sibuk memakai celemek q,, aiisshh kenapa q jadi gugup begini,, tiba2 dongwoon berada di belakang q membantu q memakai celemek,, kq jadi dugeun dugeun gini che,,,
#kyuhyun pov#
“evilkyu,, daritadi maen game mulu,, gak sakit tuch mata???” sung gun duduk di sebelah q,, tapi aq tak menghiraukannya malah semakin asyik maen game,, biar saja agar dia tau gimana rasanya di cuekin seperti tadi dia lebih memilih menemani dongwoon hyung daripada q,,
“yaaa,, evilkyu kau tak mendengar q ya” sung gun mulai kesal pada q,, suaranya mulai naik 2 oktaf *kaiak mau nyanyi ja*
“….aq mendengarmu….” mata q terus tertuju pada layar lapie,,
“lalu kenapa gak jawab pertanyaan q???”
“hmmmm~” aq kembali berkutit dengan lapie dan melanjutkan bermain game,,
“evilkyu,, kau nie benar2 membuat q kesal saja,,” braakkk~,, sung gun menutup lapie q dengan kasar,, spontan aq menatapnya dengan tatapan setan q,, *gy marah ya kyu,, sabar*
“harusnya aq yang kesal,, dan bukannya kamu” suara q mulai meninggi,,
“apa maksudmu???”
“aq kesal karena kamu lebih memilih ngobrol dongwoon hyung daripada menemani q” emosi q mulai meluap-luap
“haaa~,, gak salah harusnya aq yang bilang bgtu,, kau lebih sibuk ma lapie mu,, sebenarnya pacarmu itu aq apa lapie???” sung gun menatap q dengan tatapan horror,, seraaaaaaaammm~,, kemudian sung gun berdiri namun aq buru2 menarik tangannya~,, hal itu membuat sung gun kembali duduk di samping q,, dia masih menatap q dengan tajam,, apa aq mank seperti itu???? apa itu sudah menyakitinya??? *yaaa kyu,, ternyata kau gk sadar,,*
“mweorago???? Sung gun masih jutek pada q
“apa aq menyakiti mu???
“…….” Sung gun tak menjawab,, dia hanya menundukkan kepalanya,, aq mengangkat dagunya menatapnya lembut,, kemudian q dekatkan wajah q,, semakin dekat perlahan tapi pasti aq menciumnya dengan lembut,, dengan perlahan q lepaskan ciuman q,,, sung gun terlihat sangat kaget,, dia hanya diam, membulatkan matanya sambil menatap q,, lucu sekali dia,, wajahnya benar2 memerah,, mencoba menenangkannya aq memeluk sung gun
#kyuhyun pov end#
@kitchen
“woon bisa tolong ambilkan lada???”
“yang ini???” dongwoon memberiku botol kecil berwarna putih,,, saat q buka…..
“yaaa,, ini garam woon,, ambilkan botol yang ada di sebelahnya botol gula itu” aq memberikan botol itu pada woon,, dan kembali meneruskan masakan q,,
“nie,, sudah benarkan???”
“ne,, gomayo,,” aq pun kembali berkutit dengan masakan q,, selesaiiiiii~,, sekarang menu kedua,, aq terus meliat dongwoon sibuk mengupas sayur2an,, kasian sekali meliatnya,, mending aq bantu dech,, aq ambil pisau yang ada di sebelah woon,,
“mau apa dengan pisau itu???” dongwoon tampak kaget dan ketakutan dengan pisau di tangan q
“apa.an che??? Aq hanya mau membantu mu mengupas sayuran” aq tertawa kecil meliat ketakutan dongwoon,, aq mengambil posisi duduk di sebelah kursi woon,,aigoo hanya mengupas sayur saja kenapa q jadi gemetaran gini,, aq ambil wortel yang sudah berjajar rapi di depan q kemudian mengupasnya lalu memotongnya kecil2,, tiba2…..
“auuuu,, iiiisssssttt” aq meringis kesakitan,, q rasakan jari q bgtu perih,, darah segar terus mengalir dari jari q,, knp aq jadi ceroboh bgni,, *author: makanya sungri hati2,, potong saja sayurnya gk perlu pake potong jarimu segala (nie author kerjanya ngomel ja,, udah pikir saja cerita mu)*
“ada apa??? Aigooooo,, makanya hati2” dongwoon tampak panik,, dengan sigap dia meraih tangan q kemudian memasukkan jari q ke dalam mulutnya untuk menghentikan pendarahannya,,, secara ajaib jari q yang tadinya perih dan sakit sekarang malah hilang rasa sakitnya.
Deg,,deg,, deg,, aaaaiiiiiisssshhh~,, aq dugeun dugeun lagi,, kali nie semakin hebat,, melebihi apa yang aq rasakan saat di peluk oleh seungho oppa,, sebenarnya ada apa dengan diri ku??? Kenapa aq hanya mampu memandang dongwoon tanpa bisa berkata apa2,,
“kotak P3K.nya ada dimana????”
“ada disebelah lemari itu”
“hmmmmm,,, wait a minute” dongwoon beranjak dari tempat duduknya kemudian kembali dengan membawa kotak P3K,, dengan telaten dongwoon membersihkan luka q mengobatinya kemudian memplesternya~ aq meliatnya sambil terus merasakan detak jantung yang berdetak gak karuan,,
“nah selesai,, apa masih perih???”
“aniya,,, gomawo da di obati” aq menyelipkan sebuah senyuman kecil di bibir q,, kami pun melanjutkan memasak,, setelah semuanya selesai,, aq menata makanan di meja makan,,
“nah selesai tinggal nunggu eonnie dan oppa pulang,, gomawo ya woon uda mau bantuin”
“ne cheonmaneyo,, aq senang bisa berguna bagi mu”
“yesunglah,, aq mandi dulu ya,,” aq berjalan menuju kamar q,, sedangkan dongwoon balik keruang tengah,, menemui sung gun,,
*dinner*
Entah karena aq terlalu lama mandi atau terlalu lama dandan makanya aq tak tau klo eonnie dan oppa sudah pulang,, tau tau mereka sdh berada di posisi masing2 di depan meja makan,, wah wah wah meja makannya penuh,, ya ialah kan ada 2 member tambahan yaitu kyuhyun ma dongwoon,, sepertinya mereka menuggu q…
“annyeong”
“eonnie,, kau lama sekali,, aq kan da lapar” sung gun mengomel pada q,,, aigoooo~ kemarahan karena makanan mank sangat mengerikan,,
“ne,, mianhae,,” aq duduk di sebelah hagun eonnie,, tepat didepan q duduk seorang evil,, huuuuaa,,, kenapa di depan q harus kyuhyun che,, tapiiiii~ yang duduk disebelah q adalah dongwoon,, hahahaha~ ternyata di balik kesialan masih ada keberuntungan,,,
“saeng,, tangan kamu kenapa???” hagun eonnie menyadari jari q yang terbungkus rapi oleh plester,,,
“kau terluka saeng???” kali nie si oppa yang hebring meliat plester berwarna coklat yang tertempel rapi di jari q,,
“owh ini hanya luka karena gk hati2 tadi waktu memasak,,, tapi untungnya ada dongwoon”
“kq oppa,, apa hubungannya eonnie???” sung gun kebinggungan dengan penjelasaan q sedangkan taesung oppa menatap dongwoon dengan penuh kecurigaan,, kenapa che nie oppa klo liat dongwoon kaiak liat saingannya dalam memperebutkan tender sebuah perusahaan besar…
“ia karena dongwoon yang mengobati lagipula dongwoon juga yang membantu eonnie memasak”
“dongwoon aah~,, gomawoyo” hagun eonnie tersenyum pada dongwoon
“ne,, cheonmaneyo noona” dongwoon tersipu malu meliat senyuman maut dari eonnie q satu nie,, yaa,, q akui gak ada seorang namja pun yang tahan dengan senyuman eonnie q,, tapi hanya satu namja yang beruntung bisa memiliki senyuman maut eonnie q bahkan sekarang namja itu adalah kakak ipar q,,
“sudah dunk ngobrolnya,, aq da lapar nie” sung gun merengek seperti anak kecil,, dasar magnae manja,, taukah manja mu terkadang membuat q sakit hati,, kyuhyun hanya tersenyum meliat kelakuan yeojanya,, dasar evil couple kelakuan kalian terkadang gaje…
“ne,, kkaja” hagun eonnie mengambil nasi kemudian meletakkannya di piring taesung oppa,, kami pun bergantian mengambil makanan,, entah kenapa perasaan q bgtu aneh,, sudah lama pemandangan yang seperti aq liat,, aq benar2 merindukan saat2 makan malam bersama eomma dan appa,, tanpa q sadari aq sudah hanyut dalam lamunan q,,
“gwaenchanayo???” dongwoon memegang tangan q,, membuyarkan semua memori yang sedang terputar di otak q,,
“hmm,, gwaenchana,, kkaja, aio makan” kami pun menyantap makanan yang ada di piring masing2,, setelah selesai makan aq, dan sung gun membantu hagun membersihkan meja makan dan mencuci piring,, sedangkan para namjadeul sedang asyik bercengkrama di ruang tengah,, suara ketawa mereka benar2 keras,, sampai2 di dapur pun terdengar suara mereka dengan jelas,,,
#meyna pov#
Oppa q lama sekali gk pulang2,, tak taukah aq menunggu perkembangannya ,, aq terus berkutit dengan handpone q,, mencari2 nomer seungho oppa mencoba menelpon.nya tapi gak diangkat2,, perasaan q benar2 cemas,,
“chagi,, jangan mondar mondir gitu dunk,, bikin kepala q pusing aja” donghae menatap q,,, earphone berwarna putih tengah bergelantungan di kepalanya,, entah apa yang dia dengarkan,, kemudian aq duduk di sebelahnya,,
“aq cemas memikirkan oppa,, dari tadi aq telpone gk diangkat,,”
“hyung pasti baik2 saja,, paling2 sekarang lagi asyik ma sungri” tiba2 donghae memegang tangan q,,
“ne,, semoga saja”
“hehehe~,, tersenyumlah,, wajahnya bgtu menyeramkan klo seperti itu”
“apa kata mu??? Sudah berani ya,, “ aq menatap donghae dengan tatapan horror,, sedangkan donghae hanya tertawa meliat q,,
“kau nie benar2 menyebalkan” aq memukul pundak donghae berkali-kali,,
“yaaa,, sudah2 berhenti,, sakit chagi” donghae terus mengerakkan tangannya menghindari pukulan q,,
“shireo,, salah sendiri knp usil” aq terus memukul pundak donghae,,, namun tangan q berhasil di tangkap ma donghae,, kedetik kemudian donghae tersenyum,,
“mianhae,, aq hanya tak suka meliat mu bgtu cemas,, aq lebih senang meliat mu tersenyum”donghae mendekatkan wajahnya perlahan2,, kemudian mencium q,, bibirnya terasa lembut,,
#meyna pov end#
Tidak ada komentar:
Posting Komentar