fanfic

fanfic

Rabu, 24 November 2010

new ff~,,, *first sign* part 10

hai hai,, author gaje dorawa dorawa *dance bareng woohyun*
walah,, eke gk usah banyak cincau dech,,,
langsung baca aja....

=========part 10=============

cast:
Lee sungri
Young meyna
Lee kira
Lee hagun
Lee sung gun
Lee howon
Young seung ho
Lee donghae
son dong woon
Lee taesung
Cho kyuhyun

Author:
Sungri
Kyuna
meyna


=========met baca============

Selesai terapi dongwoon langsung mengajak q pulang namun aq memintanya untuk mengantar q ke makam orang tua q,, sudah lama aq tak berkunjung ke makam itu,, sesampainya di makam aq langsung membersihkan rumput yang sudah mulai tinggi,, dan menaburkan bunga,, aq duduk di kursi roda q yang tepat berada di tengah2 kedua makam orang tua q,, tanpa terasa airmata q menetes lagi,, entah apa yang q tangisi,, apa aku bgtu merindukan mereka atau aq menagisi keadaan q sekarang yang cacat,, yang sudah tak berguna lagi bagi keluarga q,,,

#sung gun pov#

@ Byung Moon high school

Hari nie hari terapi pertama untuk sungri eonnie,, tapi sayang aq tak bisa menemaninya (ToT) yaaa karena q harus sekolah juga,, tapi tadi pagi hagun eonnie menyuruh q untuk membeli obat sungri eonnie,,,
KKKKRRRIIIIIIINNNGGGG~ *gak elit bngt sech bunyinya*
Bel tanda berakhirnya sekolah pun berbunyi,, cepat2 q bereskan buku q,,

“kirbi,, mau pulang sekarang???” evilkyu sudah berada di depan q lengkap dengan semua atributnya mulai dari jaket biru kesayangannya, sarung tangan warna hitam juga,, serta sebuah helm yang di tenteng di tangan kirinya,, *reader bisa bayangin tak????*
“aniya,, tadi aq di suruh hagun eonnie buat beli obat untuk sungri eonnie,, jadi nanti mampir dulu ke apotek ya” q pake tas slempang warna pink q,,
“ne,, kkaja” evilkyu menggandeng tangan q menuju parking area,,
“nie pakailah,,” q pake helm yang di berikan oleh evilkyu~ kami pun melaju meninggalkan sekolah menuju ke apotek untuk beli obat,, 20 menit kemudian aq sampai di apotek yang berada di rumah sakit tempat sungri eonnie di rawat,,  tapi tiba2 mata q tertuju pada seorang namja,, meliat namja itu membuat q marah,, emosi q tak bisa di kendalikan lagi,, aq menghampiri namja itu selagi evilkyu mengambil obatnya
“oppa~,,,”q buat suara q sesopan mungkin,, padahal ......
“eeehhh~,, ternyata kau saeng,, ngapain kesini???” namja itu memasang sebuah senyuman, rasanya q pengen buat senyuman itu menjadi senyuman terakhirnya,,,
“bisa kita bicara oppa???”
“kirbi,, nie obatnya sudah dapat,,, eeeehhh~~ annyeong hyung” evikyu membungkuk pada namja yang ada di depan q ini.. namun ekspresi muka kyuhyun langsng berubah ketika meliat namja ini,
“annyeong,, apa yang ingin kau bicarakan saeng???” namja ini meliat q dengan tatapan seakan2 dia tak bersalah,,
“bukan di sini oppa” aq mengajak namja yang tak ingin q sebut namanya ke sebuah kafe kecil,, setelah memesan minuman aq mulai mengeluarkan semua uneg2 q,,
“sebenarnya kemana saja oppa selama ini???” q tatap namja nie dengan tatapan dingin penuh kebencian,,
“aq pergi ke jepang untuk mengurus pekerjaan di sana” huh,, sudah q duga inilah jawabannya,, namja ini benar2 keterlaluan,,
“jadi pekerjaan lebih penting daripada eonni q ya???” mata q mulai panas,, mendengar q berkata seperti itu membuat namja itu kaget air mukanya langsung berubah
“kau keterlaluan hyung,, tega sekali dengan yeoja yang sangat baik seperti sungri noona~” evilkyu benar2 marah mungkin bisa di bilang kemarahannya melebihi kemarahan q,, tangannya terus mengepal sepertinya dia ingin memukul namja ini..
“oppa,, apa kau benar2 mencintai eonnie q???”
“n..nn..ne~ aq mencintainya” kepalanya menunduk,, suaranya terlihat sedih,,
“klo oppa mencintai eonnie,, kenapa oppa tega meninggalkannya???” airmata q mulai mengalir,, namja itu menatap q dengan tatapan kesedihan,, ciiihhh muak sekali aq meliat wajahnya
“.........” namja ini hanya membungkam mulutnya
“apa oppa tau,, gara2 oppa sekarang eonnie q lumpuh,, karena dia lumpuh maka sekarang dia tak akan bisa mengejar mimpinya lagi,, q masih bisa sabar kalo oppa Cuma mengalihkan perhatian sedikit perhatian eonnie dari q,, tapi kau sekarang sudah benar2 menghancurkannya! Apa sekarang kau sudah puas oppa????” semua orang yang ada di kafe itu mengalihkan pandangannya kearah meja kami,, mungkin karena suara q yang bgtu keras membentak namja sialan ini...
“ternyata oppa di sini” tiba2 meyna eonnie muncul dan berdiri di sebelah q,,

#sung gun pov end#


Setelah seharian berada di makam orang tua q,, aq pun memutuskan untuk pulang,, dongwoon pun mengantar q ke rumah,, akhir2 nie entah knpa dongwoon menginap di rumah q dan sialnya lagi taesung oppa dan hagun eonnie pun mengizin dia menginap di rumah,, yaaa mungkin dongwoon kesepian di rumahnya yang super besar itu,, maklumlah ayah dongwoon itu seorang pengusaha ekspor import yang kerjanya jalan2 keluar negeri paling pulang kerumah itu hanya setahun sekali itu pun hanya hitungan jam setelah itu entah akan melancong kemana lagi,,*waaaahh,, eke mau dunk klo diajak melancong, sungri: hei hei jangan mimpi di pagi buta yaaaa,, kau nie selesaikan saja cerita mu,, author kq bnyak cincong* sedangkan ibunya seorang aktris papan atas bolak balik yang namanya terkenal seantero jagad raya di seluruh galaksi *lebayy banget gk sich gaya q* jadi pasti so sibuk sangat,, hahha kasian sekali nasib mu dongwoon harus tinggal di rumah yang bak istana itu sendirian,,,

“aio aq bantu” dongwoon mengendong q turun dari mobil kemudian menaruh di atas kursi roda,,
“gomawo” dongwoon kemudian mendorong kursi roda q masuk ke rumah,, keadaan sangat sepi sekali,, sung gun harusnya sdh pulang sekolah jam segini tapi kemana dia,, sedangkan oppa dan eonnie jam segini memang masih di kantor,, yang tersisa di rumah hanyalah seorang ajjuma yang sdh beberapa hari nie di pekerjakan oppa untuk mengurus rumah yang sebenarnya itu adalah tugas harian q,, aq bgtu sedih pekerjaan q di gantikan,, tapi tugas ajjuma gk hnya itu,, dia juga bertugas mengurus q,, mengurus semua keperluan q,, aq tak akan bisa melakukan pekerjaan sendirian tanpa bantuan seseorang,, bahkan kamar q pun di pindahkan oleh taesung oppa di lantai bawah agar q mudah masuk dalam kamar q,, setelah berganti baju aq langsung menemui ajjuhma yang ada di dapur
“ajjuhma,, apa sung gun belum pulang???? Knp sepi sekali” aq menemui ajjuhma yang tengah bersih2 di dapur
“belum nona,, apa nona membutuhkan sesuatu???” ajjuhma berbalik arah menghadap q
“aniya ajjuhma,, lanjutkan saja pekerjaan ajjuhma” aq menarik roda dari kursi roda q keluar dari dapur menuju kamar q,,
“mari saya bantu nona” ajjuhma meraih kursi roda q
“aniya ajjuhma,, biar saya sendiri saja” ajjuhma menurut apa yang aq inginkan,, saat keluar kamar tiba2 dongwoon turun dari kamarnya yang dulunya itu kamar q,, *huhuhuhuhu T_T*
“sungri,, knp kau tak memanggil q klo ingin ke dapur” dongwoon membungkuk di hadapan q tangannya memegang gagang kursi roda q,,,
“aq tak mau bergantung terus pada mu,,” aq menundukkan wajah q,, aq tak berani menatap mata dongwoon,, aq takut akan jatuh cinta padanya *halah bukannya da suka,,,, sungri: bukannya itu kau ya author,,, ngaku aja dech,,,,  author: aaaaaahhh kau benar >//////<*
“waeyo??? Bukankah aq di sini memang untuk kau repotkan” apa aq tak salah dengar,, apa dia sudah gila mau merelakan waktunya yang berharga untuk menjadi seorang trainee hanya demi seorang yeoja cacat seperti q,, dasar dongwoon gila,,
“dongwoon,, bukannya kau ada latihan bersama yang lainnya???”
“dan meninggalkan mu sendirian di rumah,, tidak akan!!! Bisa2 aq mati di gorok ma kira klo aq meninggalkan mu sendirian di rumah”
“tapi bukankah ini yang qt inginkan selama ini,, lalu kenapa kau mau melepasnya”
“aq tak akan melakukan sendirian tanpa mu,, klo kau tidak melakukannya,, aq pun tidak” dongwoon terus mendorong kursi roda q sampai d ruang tengah,,
“aaaahhh~,, qt nonton tivi aja yuukk,, sapa tau ada comeback dari girlband2” aq hanya bisa menatap heran dengan semua pemikiran dongwoon barusan,, knp dia harus merelakan mimpinya hanya demi seorang yeoja cacat tak berdaya macam q begini,, aq benar2 tak mengerti,, rasanya aq begitu jahat telah menghancurkan mimpi dongwoon,,,

#meyna pov#

Setelah tadi bertemu dengan sung gun di kafe,, wajah oppa semakin sedih,, iyaaaa dia baru datang hari ini,, itupun karena aq menelponnya tiap hari agar dia segera pulang,, tapi saat dia tiba di rumah bukan sambutan hangat dari seorang dongsaeng pada oppanya tapi aq malah memberinya teriakkan dan meluapkan semua kemarahan yang selama nie q simpan sendiri,, begitu tau keadaan sungri seungho oppa mengajak q untuk menemui sungri,, kebetulan hari nie sungri terapi jadi aq mengajak seung ho oppa kerumah sakit tempat sungri diterapi,, tapi dasar pengecut,, oppa q hanya meliat sungri dari balik jendela...

“kenapa oppa tak menemuinya tadi” kata q yang langsung membuyarkan konsentrasi seungho oppa dengan pikiran2nya tentang sungri
“oppa tak akan tega meliatnya menangis seperti tadi,, dan sepertinya kedatangan oppa hanya akan melukai hatinya” tatapan oppa tertuju pada jalan raya,, q akui apa yang dikatakannya semuanya benar,, itu akan menambah masalah,, karena dongwoon memang ada di situ...
“tapi dengan tidak menemuinya tak akan menyelesaikan masalah oppa”
“hhhhh,, iya oppa tau.. nah sudah sampai,, tuch donghae sudah menunggu mu” seungho oppa mengantar q untuk latihan di J tunes entertainment,, aq keluar mobil dan mendapati raut muka kira yang penuh kebencian menatap q dan seungho oppa,, yaaa hubungan q dan kira belum membaik entah sampaikan aq harus meliat kira menatap q dengan tatapan sedingin itu,,, klo mengingat ini rasanya aq ingin memarahi seungho oppa,,
“chagi,, aq sudah lama menunggu di disini” donghae kemudian menghampiri q lalu memeluk q,,
“mian aq terlambat yaaaa,,,” aq membalas pelukan donghae,,,
“kkaja,, qt masuk,,” donghae kemudian menggandeng q masuk ke dorm tempat kami latihan,, harusnya ada 6 orang disini,, tapi nyatanya hanya ada 4 orang,,, sungri dan dongwoon tidak mengikuti trainee ini walaupun kehadiran mereka akan diterima kapan pun di sini,,,

#meyna pov end#


Mata q terus tertuju pada televisi yang menyiarkan tentang acara musik yang selalu q tonton tiap hari,, dulu aq berkhayal klo nantinya aq yang ada di panggung itu,, tapi sekarang khayalan itu bisa q pastikan hanya berupa khayalan belaka,, tak akan bisa q wujudkan dengan keadaan q sekarang nie... aaassshhh kenapa q jadi haus,, lebih baik aq ke dapur untuk mengambil minum,, q tarik roda kursi q menuju dapur,, sepertinya q mulai mahir mengendalikan kursi roda nie,, sesampainya di dapur aq mengambil gelas,, siaaalnya tinggi sekali tempat gelasnya,, q ulurkan tangan q untuk meraih tempat gelas itu,, q mulai kesal kerana tak dapat meraih tempat gelas itu,, q paksakan tubuh q untuk mendiri,, sekujur tubuh q mulai bergetar karena menahan  berat badan q,, apalagi kaki q yang tak bergeming sama sekali,,, tiba2 saat tubuh q sudah setengah berdiri....... BRAAAAAAAKKKKK....


#kyuhyun pov#


Q lajukan motor q perlahan menuju setelah membeli obat untuk sungri noona,, sejak bertemu dengan seungho hyung,, sung gun mulai sedih lagi,, benar2 namja sialan,, ingin sekali aq menghajarnya tadi....

“kirbi kita sudah sampai,,” q parkir motor q tepat di halaman rumah sung gun
“ne...” wajah sung gun benar2 sedih,,,
“jangan masuk rumah” q cekal tangannya
“wae???”
“jangan masuk rumah dengan wajah seperti itu,, wajah mu akan membuat sungri noona semakin sedih,, arraseo” q pegang tangannya kemudian memeluknya,,
“ne nan ara...” sung gun melepaskan pelukan q kemudian menunjukkan senyum maniesnya,, senyuman yang selalu membuat q bahagia dan senang.... meliat senyumnya membuat emosi q kembali membaik,,
“nah aio masuk” aq menggandeng tangan sung gun masuk,, sesampainya di depan pintu tiba2 BBBRRRRAAAAAKKKK~,, aq mendengar suara dari dari dalam,, seketika itu aq dan sung gun berlari ke arah sumber suara,, sesampainya di dapur tempat sumber suara itu,, aq dan sung gun meliat sungri noona tergeletak,, kursi rodanya terguling...
“eonnieeeeeeeeeeeee” sung gun berlari kearah sungri noona,, sung gun memeluk tubuh sungri noona yang tak sadarkan diri,,,
“ada apa?? Omo sungriiiiii” dongwoon hyung masuk dalam dapur dan langsung mendekati kami,, wajahnya tampak panik meliat darah yang mengalir dari kening sungri noona....
“kita bawa noona ke kamar saja hyung” mendengar kata2 q dongwon hyung langsung menggendong sungri noona menuju kamarnya,, sung gun masih saja menangis,, mungkin karena dia syok meliat sungri noona yang terluka,,
“sudah jangan menangis lagi,, di mana kotak obatnya???” aq celingukan mencari kotak obat,, seteah menemukannya,, aq langsung mengandeng sung gun menuju kamar sungri noona.

#kyuhyun pov end#



#dongwoon pov#

Hoooooaaaaammmbbb~,,, ternyata q tertidur,,pandangan q kaur,, q kucek mata q agar pandangan q kembali fokus,,, saat semuanya sudah jelas q kitarkan pandangan q ke seluruh ruangan,, di mana sungri??? Bukankah tadi dia sebelah q,,,

BBBBRRRRRRAAAAKKKK~...

Suara apa itu,, jangan2 sungri,, seketika itu aq berlari menuju dapur asal dari suara itu,, sesampainya di dapur aq meliat sungri yang di peluk oleh sung gun,, aq benar2 panik meliat keningnya mengeluarkan darah,, kursi rodanya terguling,,,

“kita bawa noona ke kamar saja hyung” kyuhyun menyuruh q untuk membawa sungri ke kamar, q gendong sungri menuju kamarnya,, q letakkan sungri di ranjang,, kyuhyun dan sung gun pun masuk ke kamar sungri sambil membawa kotak obat,,,
“saeng tolong ambilkan air untuk menbersihkan luka sungri”
“ne oppa” sung gun kemudian kembali ke dapur untuk mengambil air....
“sungri q mohon bangunlah...” q coba untuk membangunkan sungri...
“sudahlah hyung,, qt bersihkan saja lukanya... tapi knp nie bisa terjadi hyung???” kyuhyun mencoba menenangkan q...
“nie salah q,, tadi aq ketiduran waktu menemani sungri nonton tivi,, coba tadi aq gak ketiduran,, pasti sungri gak akan terluka seperti nie” q tahan airmata q yang hampir saja menetes
“sudahlah hyung,, yang penting sekarang kita rawat luka sungri noona” kyuhyun memegang pundak q mencoba menenangkan q....


#dongwoon pov end#

==========bersambung==============

hehehehe jelek amat nasib sungri yaaa,,, harus luka lagi....
bagi yang uda baca diwajibkan utuk meninggalkan jejaknya
jempol dan koment,,, ukhaaaaaiiiiiiii

new ff~,, *first sign* part 9

nah mumpung otak aq gy encer bgt nie,, maka aq cepet2 rilis part 9 nie,,,
kisah sebelumnya eke ingetin lagi yaaa,,,
sungri mengalami kecelakaan,, *kasian bgt,,,,*
aaaaaahhh daripada q banyak cincau mending baca aja dech~,,,

=======================part 9==================

cast:
Lee sungri
Young meyna
Lee kira
Lee hagun
Lee sung gun
Lee howon
Young seung ho
Lee donghae
son dong woon
Lee taesung
Cho kyuhyun

Author:
Sungri
Kyuna
meyna

================= met baca===================

Pandangan q gelap,, q paksakan untuk membuka mata q namun sia2 saja aq hanya dapat mendengar suara2 orang di sekeliling q,, ada yang berteriak menyuruh temannya menelpon~ seseorang atau apalah,, ada yang hanya mengasihani keadaan q,, tak berapa lama kemudian suara ambulance datang,, seketika itu tubuh q diangkat masuk kedalam mobil ambulance~,, saat tubuh q diangkat aq tak merasakan apa2,, kaki q ringan,, tak ada rasa sakit di sekitar kaki q,, serasa mati rasa,,ambulance itu kemudian melaju kerumah sakit terdekat,,,

#dongwoon pov#

Kami memenangkan kompetisi nie~,, seharusnya kami senang karena setelah memenangkan kompetisi nie kami berkesempatan menjadi trainee di sebuah perusahaan musik ternama di korea~,, tapi knp perasaan q gk enk yaa,, aq terus kepikiran sungri,, apa dia baik2 saja ya,,, saat q turun dari panggung aq berjalan menuju backstage,, disana ada hagun noona, taesung hyung, sunggun dan kyuhyun,, tapi knp muka mereka murung bgtu~,, apa yang sebenarnya terjadi,, knpa sung gun menangis seperti itu
#dong woon pov end#

#hagun eonnie#

Apa nie,, knp q jadi deg.deg.an gini~,, tangan q juga gemetaran,, ada apa dengan tubuh q,, tidak seperti biasanya

“gwaenchana chagi???” suami q mulai mencemaskan q,,
“gwaenchana,, hanya saja perasaan q gk enk” q pegang dada q,, mencoba merasakan detak jantung q yang gak karuan,,
“apa kau sakit??? Qt ke dokter ya???” taesung oppa merangkul pundak q,,,
“aniya aq gpp~,,” q ambil tas q,, mencari2 dimana ponsel q,, setelah q temukan ponsel q,, q memencet beberapa no milik sungri,, aq sungguh mencemaskannya~,,, bagaimana keadaannya saat nie,,
“yobbosoe” telpon q tersambung,, namun bukan sungri yang menjawab,, aq kenal betul suara dongsaeng q nie,, suaranya mirip umma~,,karena itulah aq bisa mengenalinya walaupun dia berbicara di telpon sekali pun,,
“nuguya???” aq mencari kepastian siapa pemilik suara nie,, tidak biasanya sungri tidak menjawab sendiri telponnya~,,
“apakah anda saudara dari pemilik ponsel nie???”
“ne,, dia dongsaeng q,, apa yang terjadi dengannya???” suara q bergetar,, perasaan q menjadi kacau saat nie,,
“dia mengalami kecelakaan,, sekarang sedang dirawat di rumah sakit” benar saja,, tubuh q sekarang kaku tak bisa bergerak~,, pandangan q kosong~,,,
“eonnie,, ada apa???” sung gun pun mencemaskan keadaan q yang terbujur kaku,, ponsel yang q genggam jatuh untung saja taesung oppa segera menangkapnya,, dia mulai berbicara dengan orang misterius itu,, mukanya tenang namun dari suaranya aq tau dia sama terkejutnya dengan q,,
“appa ada apa??? Siapa yang menelpon???” sung gun mulai panik,,
“sungri,, dia kecelakaan,, sekarang dirawat di rumah sakit”
“tidak,,, tidak mungkin!!! Aio qt kesana appa,, aq gak mau sungri eonnie kesakitan sendirian” sung gun menarik2 jas milik taesung oppa~,, airmatanya mengalir,, tak lama kemudian kira, meyna, howon, donghae, dan dongwoon pun turun dari panggung~,,
“sung gun ada apa???” meyna bertanya pada sung gun yang masih terus menangis,,
“eonnie maukah eonnie mengantar q kerumah sakit???” sung gun memeluk meyna,, pundaknya bergetar,, dipeluk sung gun seperti itu membuat meyna kebinggungan
“rumah sakit sapa yang sakit???” donghae ikut berkomentar
“sungri eonnie,, dia mengalami kecelakaan~,,” sung gun masih saja menangis,,
“kirbiiii~,, aio aq antar kerumah sakit” kyuhyun menggandeng tangan sung gun menuju parking area,, aq dan taesung oppa pun menyusul bersama dongwoon,, wajahnya pucat pasi,, kira,howon, donghae dan meyna pun ikutan menyusul di belakang kami,,,

#hagun pov end#


~Author pov~


Tak berapa lama kemudian mereka sampai di rumah sakit,, mereka menuju ruang UGD,, di sana ada seorang wanita paruh baya~,, duduk termenung~,, disampingnya tergeletak tas merah kesayangan milik sungri,,
“apa ajjuma yang membawa eonnie q kemari???” sung gun berdiri di hadapan wanita itu,, suaranya parau,, wajahnya sedih,, airmatanya terus mengalir,,
“bagaimana keadaannya????” hagun duduk disamping wanita itu,,
“dia sekarang sedang di rawat oleh dokter,, kalian tenanglah” wanita itu berdiri dan memeluk sung gun yang masih saja menangis,,

Dongwoon berjalan mendekati pintu ruang UGD,, dia mengintip dari luar kaca yang tertempel kuat di pintu,, wajahnya sedih,, tentu saja karena dia meliat yeoja yang selalu tersenyum dengan riang,, kini terbaring lemah tak berdaya~,, dengan wajah yang penuh dengan perban serta plester.
Dokter keluar setelah memeriksa keadaan sungri,, wajahnya terlihat lelah~,, sarung tangannya penuh dengan darah sungri,, semenit kemudian dokter itu tak terlihat wajah dan tubuhnya,, bagaimana tidak dokter itu di kerumuni oleh semua orang yang ada di sana Yng Ingin mengetahui keadaan sungri,,

~Pov end~


#Kira pov#


Dokter masih belum bisa memberitahu bagaimana keadaan sungri saat nie karena memang sungri belum sadarkan diri,, sungri sudah di pindahkan ke kamar rawat,, sung gun terus menemaninya sambil menangis,, sampai akhirnya dia tertidur di samping ranjang sungri,, tak tega meliatnya~ sung gun sudah q anggap sebagai dongsaeng q sendiri,, aq selimuti tubuh mungilnya~,, meliatnya menangis dalam tidurnya membuat q marah,, aq teringat semua curhatan sungri sebulan nie,, dimana dia begitu kecewa pada seungho sunbae,, hanya mengingatnya saja sudah membuat emosi q meluap~,, kecelakaan nie memang gara2 seungho sunbae,, kalo bertemu dengannya akan q pastikan wajahnya tak akan terlihat kyeopta lagi~,,

“chagi istirahatlah sebentar” howon membopong q untuk duduk di kursi~,, memang sedaritadi aq menjaga sung gun,, sedangkan hagun eonnie dan taesung oppa sedang pulang untuk mengambil beberapa baju ganti
“ne~,,” q rebahkan tubuh q yang lelah di atas sofa yang tak jauh dari ranjang sungri,, emosi q masih belum stabil,, tak berapa lama meyna dan donghae masuk dengan membawa sekantong penuh makanan,, sedangkan dongwoon yang duduk di sisi lain ranjang sungri kerjanya hanya memandang sungri dengan tatapan kosong,,
“nie kira makanlah” donghae memberiku makanan,,
“ini minumnya kira” giliran meyna yang memberiku minuman,, meliat meyna aq jadi teringat dengan seungho sunbae,, emosi q meluap,, karena oppanya sekarang sungri menderita,,
“aq gk butuh minuman” q tampis minuman itu dari tangan meyna membuat minuman ringan itu jatuh ke lantai,,
“chagi….. kau…..” howon kaget meliat tingkah q yang aneh sekarang,,,
“kira,,, waeyo???” donghae tak kalah kagetnya dengan howon,, benar saja kedua namja ini tak pernah meliat q kasar seperti nie pada meyna
“aq gak butuh minuman dari mu,, yang q butuhkan sekarang itu oppa mu,, liat sekarang,, nie semua gara2 oppa mu,, gara2 oppa mu sungri menderita,, kemana sekarang dia HAAAAAAAA~” emosi q yang tertahan dari tadi sekarang meluap, meledak seperti gunung merapi yang meletus,,

#kira pov end#


#meyna pov#

‘Aq gak butuh minuman dari mu,, yang q butuhkan sekarang itu oppa mu,, liat sekarang,, nie semua gara2 oppa mu,, gara2 oppa mu sungri menderita,, kemana sekarang dia HAAAAAAAA~’ DEG kira berteriak pada q hal itu membuat q merasa seperti tertimpa berton-ton karung beras~,, baru kali nie kira membentak q sejak kami berteman sejak SMP dulu.

“aku… aku… aku tak tau maksud mu kira????”
“kau liat keadaan sungri sekarang,, dia gak akan seperti ini klo bukan gara2 oppa mu” emosi kira meluap hari itu juga~,, aku hanya terdiam,, aq hanya tak ingin menambah masalah lagi,,
“jadi… nie semua gara2 seungho oppa????” aq berbalik dan mendapati sung gun sudah berdiri di hadapan q dengan matanya yang sembab,,
“sung gun,,, ini bukan seperti …..” aku mencoba menjelaskan pada sung gun yang sudah mulai menangis lagi,,, aq tak pernah meliat sung gun sesedih nie,,,
“eonnie jawab,, apa benar oppa eonnie yang menyebabkan sungri eonnie seperti nie???” sung gun menggoyang2kan tangan q,, suaranya mulai naik 1 oktaf
“ani saeng….. eonnie….” Aq tak sanggup melanjutkan perkataan q,, hati q bgtu sakit meliat kedua yeoja yang berarti di hidupku sekarang membenci dan berteriak pada q,,
“sudah saeng!!!! Jangan menangis lagi,, itu akan membuat sungri makin terluka,, kau ingat sungri paling tidak suka klo kau menangis” kira memeluk sung gun,, mencoba menenangkannya,, tanpa terasa airmata q menetes,, meliat q menangis donghae buru2 memeluk q,,
“aku gak mau meliat meyna eonnie lagi,, pergi dari kamar eonnie q,, PERGIIIII” sung gun menenggelamkan wajahnya dalam pelukan kira,, kira semakin erat memeluk sung gun yang mulai gemetaran karena menangis,, mendengar perkataan sung gun membuat hati q sakit,,
“baiklah,, aku mengerti,, mianhae sung gun,, chagi antarkan aku pulang”
“ne,, aio kita pulang” donghae merangkul pundak q dan membawa q keluar dari dari kamar sungri,, airmata q terus saja mengalir,, bukan apa2,, aq hanya sedih karena semua membenci q sekarang,,
“meyna,, gwaenchana???? Knp menangis???” hagun eonnie kebinggungan meliat q menangis tersedu2 seperti ini,,
“gwaenchana noona,, kami pulang ya,, annyeong” donghae berpamitan ma hagun eonnie yang masih kebinggungan meliat q,,

#meyna pov end#


Q buka mata q perlahan,, secercah cahaya menyilaukan mata q,, kepala q terasa berat,, aaassshh aq tak kuat menahan rasa sakit nie,, wajah q terasa tebal sekali,, q paksakan mata q membuka lebih lebar lagi,, suara sung gun terus menggema di telinga q,, dia terus memanggil q sampai akhirnya mata q terbuka dengar sempurna,, namun yang terlihat hanyalah bayangan samar2,, namun aq tau pasti dimana aq sekarang,, q kitarkan pandangan q ke semua sudut ruangan,, selang infuse tertancap rapi di pergelangan tangan kiri q,, wajah q terasa nyut-nyutan,, kepala q pusing,,

“ eonnie,,oennie kau sudah sadar,, tunggu sebentar aq panggilkan dokter dulu” suara sung gun bergetar,, sepertinya ia menangis seharian,, tak lama kemudian dokter datang di belakangnya ada hagun eonnie dan taesung oppa~,, wajah mereka benar2 kusut,, nampak kelelahan dan pucat,, dongwoon dan kyuhyun pun ada di dalam ruangan selagi dokter memeriksa keadaan q,, namun kenapa hati q bgtu sakit,, aq tak meliat kehadiran seungho oppa~,, apa dia belum tau keadaan q sekarang,,


#sung gun pov#

Aq duduk tepat di sebelah ranjang sungri eonnie,, airmata q tak mau berhenti,, sudah 3 hari sungri eonnie tak sadarkan diri~,, q pegang tangannya~ mencoba memberi eonnie sebuah kekuataan untuk bertahan,, eonnie jangan tinggalkan aq sndiri eonnie,, aq benar2 terkejut saat tangan sungri eonnie mulai bergerak~,, aq liat matanya mulai mencoba membuka perlahan,,

“ eonnie,,oennie kau sudah sadar,, tunggu sebentar aq panggilkan dokter dulu” saat itu juga aq langsung keluar dari kamar,, aq buka pintu dengan terburu2 hal itu membuat hagun eonnie dan taesung oppa yang sedang duduk diluar kaget meliat q,,
“sung gun ada apa knp kau terburu2???” taesung oppa menghentikan langkah q,, wajahnya begitu cemas
“sung gun katakan pada eonnie,, ada apa??? Sungri.. sungri baik-baik sajakan???” wajah hagun eonnie bgtu pucat,, kecemasan terliat di raut wajahnya yang cantik~,, matanya sembab,,</span>
“sungri eonnie~,, ehhmmm dia mulai sadarkan diri~,, aq harus segera panggil dokter” seketika itu taesung oppa melepaskan genggaman tangannya dari tangan q,, secepat kilat aq berlari menemui dokter di ruangannya~,, tak lama kemudian aq sampai di depan kamar rawat,, ternyata di depan sdh menunggu hagun eonnie, taesung oppa, dongwoon oppa dan tentu saja kyuhyun,,

#sung gun pov end#

Dokter terus memeriksa keadaan q,, mulai dari denyut jantung q sampai kepala dan wajah q,, sekarang penglihatan q sudah fokus kembali,, hingga aq tau raut muka dokter yang menunjukkan kekhawatiran~,, kemudian mengajak hagun eonnie dan taesung oppa berbicara di luar kamar~,, kerasakan badan q seakan remuk,, q coba untuk duduk,, kyuhyun membantu q untuk duduk,, namun aq merasakan ada yang aneh dengan tubuh q,,, ada apa dengan tubuh,, knp kaki q bgtu lemas dan tak bisa di gerakkan~,, eotthokhae dengan kaki q... knpa bgtu ringan,, tak terasa apa2...

“kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa~” aq menjerit sebisa q,, sung gun bgtu kaget mendengar q menjerit
apa eonnie???”
“kaki q~,, ada apa dengan kaki q???” aq terus meraba2 kaki q,, airmata q mengalir tak tertahan kan,,
Hagun eonnie dan taesung oppa masuk kedalam dengan wajah panik,, aq menangis sambil memegangi kaki q,, hagun eonnie memeluk q,,
“kaki q kenapa eonnie,, knp tak bisa di gerakkan???”
“kaki mu akan baik2 saja” suara hagun eonnie bergetar,, q rasakan airmata eonnie menetes di pundak q,,
“ie aq mohon katakan ada apa dengan kaki q” aq melepaskan pelukan hagun eonnie menatapnya dengan penuh arti
“saraf motorik mu mengalami sedikit gangguan sehingga kaki mu tak bisa di gerakkan untuk sementara,, namun dengan terapi kaki mu akan kembali seperti semula” aq benar2 tak bisa berpikir apa2 lagi,, otak q serasa tak bisa berpikir dengan baik~,, semua bayangan tentang kenyataan klo sekarang aq lumpuh terputar dengan jelas di otak q,, aq tak akan bisa melakukan sesuatu tanpa bantuan orang lain~,, aq lumpuh sekarang,,

#dongwoon pov#

LUMPUH~,, kata2 itu terus terngiang2 di otak q,, sungri bgtu syok mengetahui berita nie,, dia terus murung,, kerjanya hanya diam melamun diatas kursi rodanya,, sudah seminggu nie sungri keluar dari rumah sakit,, dan sudah mulai kuliah lagi,, aq dan kira terus menemani sungri seama di kampus,, sungri sudah benar2 berubah sekarang,,, aq merasa kehilangan sungri yang dulu,, sungri yang ceria,, yang selalu tertawa riang pada siapapun,, tapi yang ada di hadapan q adalah sungri yang pendiam,, yang kerjanya hanya diam dan melamun,, tatapannya bgtu kosong,, sungri yang menutup diri dari orang lain,, meliatnya bgni membuat q sakit hati,, rasanya aq ingin menghajar orang yang sudah membuat sungri seperti nie.

“sungri,, aio kita berangkat sekarang” q dorong kursi roda sungri menuju mobil q,, *motor sportnya pensiun *
“dongwoon,, mianhae aq merepotkan mu” aq gendong sungri untuk naik ke mobil,,
“jangan berkata bgtu,, aq senang melakukannya” aq mencoba tersenyum agar sungri ikut tersenyum namun sungri malah meneteskan airmata,,, q hapus airmatanya dengan kedua tangan q,, meliatnya menangis benar2 membuat q marah,,
“aq tak merasa direpotkan kq,, berhentilah menangis,, aq benci meliat mu menangis sia2 seperti ini. Sekarang qt berangkat aq gk mau kita terlambat untuk terapi kaki mu” aq tutup pintu mobil kemudian berjalan masuk ke dalam mobil dan melajukannya menuju rumah sakit tempat sungri akan terapi,,

#dongwoon pov end#


Entah apa yang mereka lakukan pada kaki q,, seorang perawat nie berkali2 memeriksa kaki q,, namun kaki q tak merasakan apa2,, bahkan saat perawat itu memukulkan sebuah palu kecil untuk mengetahui reflek kaki q pun tak ada reaksi apa pun,, kaki q tetap lemas tak berdaya,,

“nona aio coba berdiri” perawat itu memapah q untuk berdiri dngan sigap dongwoon pun membantu memegangi kedua tangan q,, saat q sudah berdiri dengan sempurna dongwoon dan perawat itu melepaskan pegangannya perlahan2,, q paksakan kaki q untuk bergerak namun sayang kaki q masih lemas BRRRUUUUUUUKKKKK~ aq terjatuh tanpa terasa airmata q mengalir,, dongwoon membantu q untuk bagun... kemudian menghapus airmata q
“nie tak akan berhasil” aq memeluk dongwoon sambil terus menangis
“nie baru satu kali sungri,, masih ada beberapa terapi lagi,, kita berjuang bersama ya” dongwoon membalas pelukan q,, di peluk dongwoon membuat q merasa tenang,, mendengarnya berkata bgtu membuat q merasa bangkit kembali.


~author pov~

<span>Tanpa mereka sadari dari balik jendela ada yang memperhatikan mereka,, wajahnya cemas saat melihat sungri yang di papah untuk berdiri,, wajahnya semakin cemas dan ketakutan saat meliat sungri jatuh tersungkur,, namun namja itu tak berani menampakkan diri bahkan untuk menolong sungri. Dia bgtu marah saat tau sungri menangis dan memeluk dongwoon~,, kemarahannnya semakin memuncak saat dongwoon membalas untuk memeluk sungri,, tangannya mengepal~,, dia memukul2 tembok untuk meluapkan kemarahannya,, namun di belakangnya seorang yeoja memandangnya dengan tatapan sedih namun ada kemarahan di balik sorot matanya yang sedih pada namja itu...

~pov end~

=====================bersambung===================
nah.nah.nah~,,, sapa tuch tukang intip gaje bgt kelakuannya
aio bagi yang uda baca mohon koment dan jempolnya
gomawol